DPC PKB Karimun Gelar Muscab 2026: Tekankan Solidaritas, Momentum Transformasi Inklusif - KURASI DATA
20260412_141359_11zon

Pembukaan Musyawarah Cabang (Muscab) DPC Partai PKB Kabupaten Karimun tahun 2026. Foto: Kurasidata.com

Karimun – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Karimun menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) tahun 2026 di Hotel Aston Karimun, Kepulauan Riau, Minggu, 12 April 2026.

Agenda lima tahunan ini menjadi pijakan strategis bagi partai besutan Muhaimin Iskandar tersebut untuk memperkuat mesin politik di tingkat akar rumput, sekaligus mempertegas posisi PKB dalam peta pembangunan di Kabupaten Karimun.

Ketua Bidang Perindustrian dan Perdagangan DPP PKB, Nasim Khan, yang hadir mewakili pengurus pusat, menegaskan bahwa Muscab kali ini dilakukan secara serentak di berbagai wilayah dengan klasifikasi tertentu. Untuk Karimun sendiri, DPP menempatkannya dalam kategori daerah kelas A.

“Pada April 2026 ini, kami harus merampungkan proses Muscab di seluruh wilayah guna mempersiapkan mesin partai ke depan. Penegasan Ketua Umum jelas: PKB harus hadir untuk NU dan masyarakat luas,” ujar Nasim.

Anggota DPR RI ini juga mematok target optimistis untuk pemilihan legislatif mendatang. Ia berharap perolehan kursi PKB di DPRD Karimun dapat meningkat signifikan.

“Kita tidak muluk-muluk, PKB harus bisa meraih lima kursi di DPRD Karimun dari total tiga kursi yang ada saat ini,” tambah Nasim.

Senada dengan pusat, Bendahara DPW PKB Kepulauan Riau, Suigwan, menekankan bahwa Muscab bukanlah ajang kompetisi antar-kader, melainkan momentum konsolidasi internal. Ia menyebut PKB mengusung semangat ‘politik kehadiran’ dalam menyentuh persoalan masyarakat kecil.

“PKB bukan sekadar partai politik, tapi wadah bagi Ahlussunnah wal Jama’ah dalam memelihara nilai-nilai religius. Ada tiga poin penting: pemenangan pemilu, arah perjuangan untuk rakyat kecil, dan menjaga solidaritas internal,” jelas Suigwan.

Di sisi lain, Ketua DPC PKB Kabupaten Karimun, Nyimas Novi Ujiani, menyoroti pentingnya transformasi partai agar lebih terbuka tanpa meninggalkan akar nilai religiusnya.

Menurutnya, PKB Karimun saat ini berada di posisi strategis dalam peta politik daerah.

“Muscab ini diharapkan menjadi momentum transformasi agar PKB tumbuh menjadi organisasi yang inklusif dan progresif. Kita membangun dari nilai Minal Jami’in, mengakar pada rakyat dan hadir membawa manfaat,” tutur Nyimas.

Ia juga mengingatkan para kader agar aspirasi masyarakat tidak hanya didengar, tetapi diperjuangkan hingga menjadi kebijakan publik yang nyata.

“Ekspektasi masyarakat cukup besar karena PKB adalah pemimpin nomor dua di Karimun saat ini. Jangan sampai kader kita hanya menjadi ‘tamu’ setiap tahunnya. Kita harus membangun kepercayaan publik melalui keteladanan,” tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, Muscab masih dilanjutkan dengan proses persidangan untuk menentukan rekomendasi calon Ketua DPC PKB Kabupaten Karimun periode mendatang.

Sejumlah nama kader potensial muncul ke permukaan, seperti Muhammad Firdaus, Fakhrurrozi dan Nurhidayat.

Nantinya, nama calon yang direkomendasikan akan dibahas dan ditetapkan oleh DPW dan DPP PKB berdasarkan hasil musyawarah bersama tingkat PAC dan Ranting.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *