Juli 23, 2024

Pemusnahan barang bukti di Kejaksaan Negeri Karimun, Rabu (19/6) pagi. Foto/Kurasidata.com

Kejaksaan Negeri (Kejari) Karimun, provinsi Kepulauan Riau, memusnahkan barang bukti dari 47 perkara sepanjang tahun 2024, Rabu (19/6) pagi.

Barang bukti tersebut masing-masing meliputi perkara narkoba jenis sabu 185,0359 gram, ganja 231,5137, dan ekstasi 1.602 gram serta perkara pabean berupa 2.990 karton rokok ilegal.

Pemusnahan barang bukti narkotika dilakukan dengan cara direbus ke dalam air panas. Sementara rokok ilegal dibakar secara bersamaan pada tahap awal sebanyak 100 karton.

“Barang bukti ini terdiri dari 34 perkara narkotika, 4 perkara tindak pidana orang atau harta benda, 8 perkara tindak pidana umum lainnya (TPUL) serta 1 perkara tindak pidana khusus,” ungkap Kajari Karimun, Priyambudi, Rabu (19/6).

Ia menjelaskan, pemusnahan dilakukan secara bertahap mengingat kendala dan keterbatasan sarana dan prasarana, termasuk area lahan dan alat berat.

“Karena memang butuh persiapan khusus seperti tanah lapang dan alat berat maka harus bertahap. Karena abu dari pembakaran dikhawatirkan berbahaya untuk perumahan warga,” katanya.

Total nilai material barang bukti yang dimusnahkan kali ini diperkirakan mencapai Rp 2 miliar.

Priyambudi menambahkan, melalui pemusnahan ini akan semakin mengoptimalkan kerjasama dalam penegakan hukum serta menjaga situasi kamtibmas yang kondusif di Kabupaten Karimun.

“Dengan kegiatan ini akan semakin mengoptimalkan kerjasama dalam penegakan hukum serta menjaga situasi kamtibmas yang kondusif,” tuturnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *