Screenshot_20260618-171956_Gallery_11zon

Truk pengangkut besi bekas terbalik di Karimun. Foto: Kurasidata.com

Sebuah kecelakaan tunggal nyaris memicu malapetaka di jalur sibuk Kabupaten Karimun. Truk Toyota Dyna bernomor polisi BP 8122 TO yang mengangkut 10 ton besi bekas, ambruk dan terbalik di tanjakan simpang lampu merah Jalan Raja Usman, tepat di dekat SMAN 2 Karimun, Kamis, 18 Juni 2026  sekitar pukul 15.50 WIB.

Insiden ini diduga kuat terjadi akibat patahnya as roda kendaraan saat berjuang melewati jalur menanjak. Akibatnya, truk kehilangan kendali dan langsung tumbang ke sisi kiri jalan, menumpahkan muatan besi tua yang dibawanya.

Guna mempercepat proses evakuasi yang memakan badan jalan, jalur dari simpang empat lampu merah menuju arah Batu Lipai terpaksa ditutup total.

Berdasarkan data yang dihimpun, truk nahas tersebut awalnya melaju dari arah Baran, Kecamatan Meral, menuju ke arah Batu Lipai. Sang sopir berniat membawa kendaraan tersebut pulang ke rumahnya terlebih dahulu, lantaran truk dijadwalkan bertolak ke Batam menggunakan kapal Roro pada esok hari.

“Katanya tadi datang dari arah Baran, Meral. Sopirnya mau balik dulu ke rumah karena besok truk ini akan berangkat ke Batam via kapal Roro,” ujar seroang saksi di lokasi kejadia.

Namun sial, saat menghadapi tanjakan di simpang lampu merah Jalan Raja Usman, truk mengalami kendala teknis yang fatal.

“Roda as-nya patah, tak kuat menanjak jadi langsung hilang kendali,” tambah Samsul.

Pantauan di lokasi pasca-kejadian menunjukkan situasi sempat mencekam dan memicu kemacetan panjang. Satu unit truk crane langsung diterjunkan ke lokasi untuk memindahkan muatan besi bekas seberat 10 ton tersebut ke armada truk lainnya.

Sejumlah personel kepolisian dari Satlantas Polres Karimun juga sigap bersiaga di lokasi. Petugas berjibaku mengatur arus lalu lintas dan mengamankan jalannya proses evakuasi agar tidak membahayakan warga sekitar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *