Karimun – Bank Perekonomian Rakyat (BPR) Tuah Karimun mengambil bagian dalam penguatan program tanggung jawab sosial perusahaan di Kabupaten Karimun.
Bank milik Pemerintah Kabupaten Karimun tersebut dipercaya mengisi Bidang Kemitraan dan Kerja Sama Forum Pelaksana Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (TJSP) Kabupaten Karimun periode 2025–2028.
Keterlibatan BPR Tuah Karimun ditandai dengan masuknya Direktur BPR Tuah Karimun, Siska Naritasari, sebagai bagian dari kepengurusan forum yang dikukuhkan pada Selasa (11/8/2026).
Bidang Kemitraan dan Kerja Sama tersebut berada di bawah koordinasi Ketua Forum Pelaksana TJSP Kabupaten Karimun, Ferri Kurniawan.
Siska mengatakan, posisi tersebut menjadi kesempatan bagi BPR Tuah Karimun untuk memperluas kolaborasi dengan pemerintah daerah, dunia usaha, lembaga pendidikan, organisasi masyarakat hingga berbagai pemangku kepentingan lainnya.
Menurutnya, kolaborasi yang kuat diperlukan agar program TJSP tidak berjalan sendiri-sendiri, melainkan dapat disusun berdasarkan kebutuhan masyarakat dan prioritas pembangunan daerah.
“Melalui kemitraan dan kolaborasi, kita ingin agar TJSP tidak hanya menjadi kegiatan sosial perusahaan, tetapi benar-benar menjadi gerakan bersama yang memberikan manfaat dan dampak positif bagi masyarakat Kabupaten Karimun,” ujar Siska.
Sebagai lembaga keuangan milik Pemkab Karimun, BPR Tuah Karimun selama ini tidak hanya menjalankan fungsi pelayanan perbankan dan pembiayaan masyarakat.
BPR Tuah Karimun juga berkomitmen mengambil bagian dalam pemberdayaan masyarakat melalui berbagai program sosial yang dapat dikembangkan bersama Forum TJSP.
Sejumlah sektor yang dinilai dapat menjadi ruang kolaborasi antara lain pendidikan dan literasi keuangan, pemberdayaan UMKM, penguatan ekonomi masyarakat, kesehatan, lingkungan, sosial dan kemanusiaan, hingga pengembangan daerah.
Siska berharap Forum TJSP dapat menjadi wadah yang mampu mempertemukan kebutuhan masyarakat dengan kemampuan dan sumber daya yang dimiliki perusahaan.
Dengan begitu, program yang dijalankan tidak hanya bersifat seremonial, tetapi memiliki dampak yang dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang.
“Kami siap mengambil peran aktif dalam Forum Pelaksana TJSP Kabupaten Karimun dan mendukung program-program yang sejalan dengan kebutuhan masyarakat serta prioritas pembangunan daerah,” katanya.
Melalui Bidang Kemitraan dan Kerja Sama, BPR Tuah Karimun juga akan mendorong terbentuknya jaringan kolaborasi yang lebih luas.
Sinergi tersebut diharapkan dapat membuka peluang bagi perusahaan, pemerintah, lembaga pendidikan maupun organisasi masyarakat untuk bersama-sama menghadirkan program pemberdayaan yang lebih terarah.
BPR Tuah Karimun menilai keterlibatan berbagai pihak menjadi kunci agar program TJSP mampu menjawab persoalan masyarakat sekaligus mendukung percepatan pembangunan di Kabupaten Karimun.
