Kasdim 0317/TBK, Mayor Inf Istain Tamimi, memimpin apel 17-an di Makodim. Foto: Kurasidata.com
Karimun – Di bawah langit cerah Kabupaten Karimun, jajaran prajurit Kodim 0317/Tanjung Balai Karimun kembali meneguhkan semangat kebangsaan melalui Upacara Bendera Tujuh Belasan. Bertempat di Lapangan Makodim 0317/TBK, Senin, 20 April 2026.
Upacara ini bukan sekadar rutinitas, melainkan momentum penguatan mentalitas prajurit di tengah era digital yang kian menantang.
Kasdim 0317/TBK, Mayor Inf Istain Tamimi, hadir langsung memimpin jalannya upacara sebagai Inspektur Upacara. Di hadapan barisan personel Perwira, Bintara, Tamtama, serta prajurit Kipan B Yonif 136/Tuah Sakti, suasana berlangsung dengan khidmat dan tertib.
Salah satu poin krusial dalam amanat Panglima TNI yang dibacakan oleh Mayor Inf Istain adalah sorotan terhadap penggunaan media sosial. Di tengah derasnya arus informasi, prajurit dan PNS TNI diingatkan untuk tidak lengah terhadap provokasi dan berita bohong (hoax).
“Prajurit dan PNS TNI harus menjadi garda terdepan dalam menjaga citra institusi. Sampaikan hal-hal positif dan jawablah dengan santun jika ada narasi yang merugikan TNI di ruang digital,” tegas Kasdim saat membacakan amanat tersebut.
Menghadapi dinamika lingkungan strategis yang semakin kompleks, Panglima TNI melalui Kasdim 0317/TBK menginstruksikan lima penekanan utama bagi seluruh prajurit:
1. Iman dan Taqwa: Memperteguh landasan spiritual serta memegang teguh Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan 8 Wajib TNI.
2. Kewaspadaan Satuan: Selalu memantau perkembangan situasi global dan regional guna membangun kesiapsiagaan.
3. Ketaatan Hukum: Bertindak hati-hati, taat pada aturan, dan menjaga kehormatan TNI dalam setiap langkah.
4. Literasi Digital: Bijak menyikapi informasi dan tidak mudah terpengaruh oleh opini negatif di media sosial.
5. Visi PRIMA: Terus berinovasi menjadi pionir TNI yang Profesional, Responsif, Integratif, Modern, dan Adaptif.
Upacara 17-an yang rutin digelar setiap bulan ini merupakan sarana vital untuk memelihara jiwa kejuangan dan soliditas antar satuan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan setiap prajurit di wilayah perbatasan seperti Tanjung Balai Karimun tetap memiliki dedikasi tinggi dan loyalitas tanpa batas kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia.
