Karimun – Pendistribusian air bersih bagi masyarakat di sejumlah kawasan Kecamatan Karimun dipastikan bakal mengalami gangguan selama dua hari ke depan.
Hal ini menyusul adanya perbaikan pipa Jaringan Distribusi Utama (JDU) yang sedang dilakukan Perumda Tirta Mulia Karimun.
Pekerjaan perbaikan infrastruktur tersebut berlokasi di kawasan Jalan Kampung Harapan, Kelurahan Harjosari, Kecamatan Tebing. Proses pengerjaan dijadwalkan berlangsung hingga Kamis, 6 Agustus 2026.
Direktur Perumda Tirta Mulia Karimun, Ferry Kurniawan, membenarkan adanya penghentian sementara pasokan air bersih tersebut. Pihaknya menyampaikan permohonan maaf secara terbuka atas ketidaknyamanan yang dialami para pelanggan.
“Kami meminta maaf atas ketidaknyamanan tersebut. Kami akan berusaha semaksimal mungkin menormalkan pendistribusian air bersih ke wilayah terdampak maksimal 2 \times 24 jam,” ujar Ferry, Rabu, 4 Agustus 2026.
Selama masa pengerjaan dan pemulihan sistem, beberapa titik pemukiman hingga area pusat aktivitas warga akan mengalami pasokan air tersendat maupun mati total. Berikut kawasan yang terdampak:
Area Jalan Utama: Jl. Nusantara, Jl. Setia Budi, Jl. Pramuka, Jl. Trikora, Jl. Tengku Umar, Jl. Pegadaian, Jl. Hang Lekir, dan Jl. Agus Salim.
Kawasan Publik & Bisnis: Area Pelabuhan dan kawasan Pasar Malam.
Kawasan Pemukiman: Perumahan Balai City Garden dan Perumahan Harapan Indah.
Guna mengantisipasi minimnya pasokan air selama dua hari ke depan, warga di wilayah terdampak diimbau untuk dapat menampung air bersih secukupnya sebelum proses pengerjaan berdampak meluas pada aliran air rumah tangga.
