20251130_082445_11zon

Pasar Pangan Murah di kawasan Costal Area. (FOTO: Kurasidata.com)

Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan dan ESDM Kabupaten Karimun bersama Perum Wilayah Bulog Riau-Kepri menggelar bazar pangan murah di Coastal Area, Minggu (30/11/2025).

Antusias masyarakat terlihat dalam bazar pangan yang diselaraskan dengan Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Natal dan Tahun Baru 2026.

Berdasarkan pantauan berbagai komoditi dijual dengan harga di bawah pasaran diantaranya telur ayam Rp 53 ribu, gula pasir Rp 14 ribu, minyak goreng camila 1 kg Rp 16.500, minyak goreng M&M Rp 16.500.

Kemudian, beras fayola per 5 kg Rp 65 ribu, SPHP per 5 kg Rp 58 ribu, cabai merah 1 kg Rp 73 ribu, bawang putih 1 kg Rp 28 ribu, cabai hijau Rp 45 ribu, tepung terigu mila Rp 10 ribu.

Kepala Dinkopp-ESDM Karimun, Basori, mengatakan tujuan bazar pangan menjawab keresahan masyarakat mengenai stok bahan pangan.

“Bazar pangan ini merupakan langkah pemerintah bersama bulog untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dengan harga yang terjangkau,” ujar Basori.

Mengingat adanya kendala pasokan akibat bencana alam di wilayah Sumatra, Pemkab menjajaki potensi pasokan dari daerah lain seperti Jambi, Lampung, Lombok, Magelang, dan daerah di Pulau Jawa.

“Hal ini dilakukan mengantisipasi kendala pasokan, mengingat terjadinya bencana alam di wilayah tersebut. Jadi bukan hanya dari Medan,” ujarnya.

Pimpinan Wilayah Bulog Riau-Kepri, Dani Satrio menambahkan pihaknya terus bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Daerah Karimun untuk menjaga stabilitas pasokan.

“Bersama Pemkab kita bekerja sama supaya masyarakat tidak usah khawatir karena stok beras aman. Stok beras medium aman, dan beras premium di minggu depan sudah datang 24 ton,” ujar Dani

Dani menjelaskan Bulog telah bekerja sama dengan para distributor lokal untuk memastikan pengisian stok di Karimun berjalan lancar dan berkelanjutan.

“Kita juga kerja sama dengan distributor supaya mengisi stok yang ada di Karimun. Kita selalu pantau di Karimun supaya tetap stabil, kita tambah terus, ketersediaan stok ini harus terus terjaga,” tambahnya.

Penekanan pada ketersediaan stok hingga tahun depan menunjukkan kesiapan Bulog dalam mengantisipasi lonjakan permintaan selama periode hari besar dan awal tahun.

Selain beras, Bulog juga tengah menjajaki rencana untuk mendatangkan daging beku ke Karimun.

“Rencana ini sedang dalam tahap pembahasan dan akan disesuaikan dengan kapasitas cold storage (gudang pendingin) yang dimiliki, yang diperkirakan mampu menampung sekitar 24 ton,” tutupnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *