Rapat Umum Pemegang Saham - Luar Biasa (RUPS-LB) BPR Tuah Karimun. Foto: Istimewa
Karimun – PT BPR Tuah Karimun (Perseroda) resmi memperkuat jajaran top manajemennya. Melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB), Siska Naritasari ditetapkan sebagai Direktur Utama (Dirut) BPR Tuah Karimun.
Sebelum dipercaya memimpin bank milik daerah tersebut, Siska menjabat sebagai Direktur Kepatuhan. Ia juga sempat menjalankan tugas sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Utama.
Penetapan Siska sebagai Dirut nantinya akan mengikuti tahapan fit and proper test (uji kemampuan dan kepatutan) di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sesuai aturan yang berlaku.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi penguatan tata kelola, manajemen risiko, serta percepatan program transformasi bisnis yang berfokus pada efisiensi dan perbaikan kualitas aset.
Di bawah kepemimpinannya saat menjadi Plt. Dirut, serangkaian pembenahan di sektor pengelolaan kredit dan operasional mulai mencatatkan hasil positif.
Hingga Agustus 2026, indikator keuangan BPR Tuah Karimun menunjukkan tren pertumbuhan yang solid:
- Laba Bersih: Mencapai Rp 936 juta.
- Return on Assets (ROA): Menyentuh angka 2,56 persen.
- BOPO (Beban Operasional terhadap Pendapatan Operasional): Berada di kisaran 83 persen.
Tak hanya profitabilitas yang meningkat, rasio kredit bermasalah (non-performing loan/NPL) juga terus melandai. Manajemen menerapkan langkah intensif mulai dari penguatan penagihan, restrukturisasi, hingga penanganan agunan.
Siska menegaskan bahwa pertumbuhan bisnis yang dikejar harus sejalan dengan kualitas aset yang sehat.
“Alhamdulillah, kinerja BPR Tuah Karimun terus menunjukkan tren yang positif. Pembenahan yang kami lakukan mulai memberikan hasil, baik dari sisi profitabilitas, efisiensi, maupun kualitas kredit,” ujar Siska.
Ia menambahkan, pengalamannya di bidang kepatuhan menjadi bekal krusial dalam memimpin perseroan ke depan.
“Pertumbuhan bisnis harus seimbang dengan kepatuhan, manajemen risiko, dan tata kelola yang baik. Kami ingin memastikan setiap kebijakan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian,” tambahnya.
Fokus Layanan Digital dan Ekspansi Kredit
Menatap sisa tahun 2026, BPR Tuah Karimun menyiapkan sejumlah agenda strategis untuk menjaga momentum pertumbuhan.
Fokus utama perseroan meliputi:
- Peningkatan penyaluran kredit yang berkualitas dan terukur.
- Optimalisasi penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK).
- Penekanan angka kredit bermasalah secara konsisten.
- Efisiensi biaya operasional dan efektivitas pendapatan.
- Pengembangan inovasi layanan digital untuk kemudahan nasabah.
Dengan struktur manajemen baru dan indikator kinerja yang terus membaik, BPR Tuah Karimun optimistis mampu memperkuat perannya sebagai bank daerah yang sehat, profesional, serta berkontribusi nyata bagi perekonomian Kabupaten Karimun.
