Screenshot_20260729-135125_Gallery_11zon

Manager ULP PLN Tanjungbalai Karimun, Ahmad Subhan Hadi. Foto: Kurasidata.com

Karimun – Pasca-insiden pemadaman listrik total (blackout) selama empat hari yang melanda wilayah Karimun sejak 20 Juli 2026 lalu, PT PLN (Persero) ULP Tanjungbalai Karimun mengambil langkah taktis.

PLN memutuskan untuk menunda sementara proses aktivasi pasang baru bagi calon pelanggan hingga awal Agustus 2026 mendatang.

Hal ini diambil demi memprioritaskan pemulihan daya serta menjaga kestabilan sistem kelistrikan di wilayah tersebut.

Manager ULP PLN Tanjungbalai Karimun, Ahmad Subhan Hadi, mengonfirmasi bahwa penyalaan listrik untuk permohonan pasang baru yang sudah terdaftar akan mulai dieksekusi secara bertahap mulai pekan depan.

“Terhitung 3 Agustus 2026, penyalaan sudah mulai dilakukan sesuai dengan daftar tunggu yang telah ada sebelumnya,” tegas Ahmad Subhan Hadi, Rabu, 29 Juli 2026.

Meski proses penyalaan fisik ditunda beberapa hari, PLN memastikan layanan administrasi tidak berhenti. Masyarakat yang ingin mengajukan pasang baru tetap bisa mendaftar seperti biasa.

PLN terus mendata setiap permohonan yang masuk sembari memberikan pemahaman transparan mengenai kondisi riil kelistrikan saat ini hingga sistem benar-benar pulih total.

Bagi calon pelanggan yang sudah masuk dalam daftar penyambungan baru, petugas PLN bergerak cepat dengan melakukan survei jaringan ke lokasi maksimal dalam waktu dua hari setelah pendaftaran.

Ahmad meluruskan bahwa penundaan ini murni disebabkan oleh proses optimalisasi daya bangkit di sisi mesin pembangkit, bukan karena kendala pada jaringan distribusi maupun gardu.

“Jaringan kita aman, ini terkait pemulihan daya. Gardunya sudah selesai, mungkin dampak dari mesin kan sebenarnya tidak boleh langsung padam, harus ada prosesnya. Tapi karena terkejut, ada beberapa mesin yang mengalami kendala sehingga belum optimal jika dihidupkan. Sekarang proses perbaikan,” ungkapnya.

Untuk memperkuat pasokan listrik ke depannya, PLN Tanjungbalai Karimun menargetkan proses optimalisasi penambahan daya sebesar 6 MW akan rampung sepenuhnya pada 16 Agustus 2026.

Bagi warga yang memiliki acara mendesak, tidak perlu khawatir. PLN menegaskan adanya pengecualian khusus selama masa pemulihan ini. Pengajuan penyambungan sementara untuk kategori multi guna seperti kebutuhan pesta, hajatan, atau acara warga lainnya dipastikan tetap dilayani secara normal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *