IMG-20260627-WA0002

Penyaluran program PIP. Foto: Istimewa

Karimun – Komitmen nyata dalam mendukung keberlanjutan dunia pendidikan kembali ditunjukkan oleh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.

Melalui Branch Office (BO) Tanjung Balai Karimun, BRI bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Karimun untuk menyalurkan dana Program Indonesia Pintar (PIP) kepada ribuan siswa Sekolah Dasar (SD) di wilayah tersebut.

Peluncuran penyaluran tahap pertama tahun 2026 ini ditandai dengan penyerahan kartu PIP secara simbolis yang berlangsung khidmat di SDN 006 Karimun.

Pada penyaluran tahap pertama di tahun 2026 ini, tercatat sebanyak 5.506 siswa SD di seluruh Kabupaten Karimun ditetapkan sebagai penerima manfaat.

Sebagai representasi awal, sebanyak 17 siswa dari SDN 006 Karimun menerima kartu PIP secara simbolis dalam seremoni tersebut.

Melalui program nasional ini, setiap siswa yang memenuhi kriteria akan mendapatkan total bantuan pendidikan sebesar Rp450.000 per tahun. Dana tersebut dicairkan secara berkala dalam dua tahap, yakni sebesar Rp225.000 per semester.

Branch Office Head BRI BO Tanjung Balai Karimun, Muhammad Khaidir, menegaskan bahwa sebagai bank penyalur resmi, BRI memegang teguh prinsip kecepatan dan transparansi dalam mendistribusikan bantuan.

“BRI berkomitmen menyalurkan dana Program Indonesia Pintar secara cepat, tepat, dan akuntabel agar siswa penerima manfaat dapat segera menggunakan dana tersebut untuk kebutuhan pendidikan,” ujar Khaidir.

Ia juga menambahkan bahwa pihak perbankan terus memperkuat kerja sama dengan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) agar cakupan bantuan semakin merata.

“Kami terus bersinergi guna memastikan tidak ada anak di Karimun yang terpaksa putus sekolah hanya karena kendala biaya,” imbuhnya.

Apresiasi tinggi datang dari Bupati Karimun, Iskandarsyah. Ia menilai keberlanjutan program PIP ini menjadi angin segar yang sangat membantu meringankan beban finansial keluarga kurang mampu dalam menyekolahkan anak-anak mereka.

Meski demikian, Iskandarsyah memberikan catatan penting dan wanti-wanti kepada para orang tua murid agar bijak dalam mengelola dana bantuan tersebut.

“Kami berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk memenuhi kebutuhan pendidikan anak. Perlengkapan sekolah, buku, sepatu, itulah peruntukannya. Kami ingatkan para orang tua agar tidak menyalahgunakan dana bantuan ini untuk kepentingan di luar pendidikan,” tegas Bupati Iskandarsyah.

Program Indonesia Pintar (PIP) merupakan pilar utama pemerintah dalam membuka akses pendidikan seluas-luasnya bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera.

Melalui kolaborasi strategis dengan BRI sebagai mitra perbankan terpercaya, proses pencairan dana diharapkan tidak hanya menjadi lebih mudah dan transparan, tetapi juga tepat sasaran demi mencetak generasi emas Karimun yang cemerlang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *